Selasa, 12 November 2013

ULANGAN HARIAN KE 2


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hai teman-teman, gimana belajarnnya nih..... masih tetap semangat kan..... 
harus semangat dong biar tambah pinter dan dapat prestasi terbaik, o ia karena pembelajaran sudah sampai pada materi pembahasan bab selanjutnya, maka kini saatnya kalian akan diuji kembali pada soal ulangan harian ke 2 
jangan lupa serius belajar ia biar dapat nilai terbaik
kalau sahabat-sahabat sudah siap klik aja di Menu SOAL ULANGAN

ok selamat mengerjakan ia
semoga berhasil 

Rabu, 24 Juli 2013

PENDAHULUAN ( Preliminary )


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Syukur Alhamdulilah ke hadirat Alloh SWT yang telah memberikan begitu banyak kenikmatan dan anugrah yang tidak terkira, sholawat serta salam semoga selalu dan akan terus tersampaikan kepada baginda Nabi besar kita Muhammad SAW. ..Amin..... 

( God bless gratitude to Allah SWT who has given so muchpleasure and immeasurable grace, sholawat and greetings may always and will continue conveyed to the kingof our great prophet Muhammad SAWamen.... )

Blog ini merupakan media tambahan untuk belajar siswa - siswi MTs dan SMP dimana materi  yang ada di blog ini adalah materi yang telah disampaikan disekolah, blog ini juga digunakan sebagai media tambahan bagi siswa untuk mempermudah pembelajaran baik dari segi materi, soal latihan, dan aneka tugas yang mesti dikerjakan.  

( This blog is an additional medium for student learning - student MTs and SMP where material on this blog is the material that has been presented in school, this blog is also used as an additional medium for students to facilitate learning both in terms of material, practice questions, and a variety of tasks that must be done.

Pada blog ini juga siswa dapat melihat tingkat keberhasilan dan nilai  yang telah di capai  dari hasil kegiatan belajar dari tiap-tiap materi pembahasan, serta siswa dapat mempelajari materi yang akan disampaikan pada pertemuan berikutnya  

( On this blog students can see the level of success and the value that has beenachieved from the learning outcomes of each discussion material, and the students can learn the material thatwill be presented at the next meeting )

mudah-mudahan dengan adanya media ini dapat membantu proses belajar siswa tanpa ada batasan ruang dan waktu untuk menjadi jembatan lebih baik lagi  

( hopefully with the media can help the students learn without any limitation of space and time to become a better bridge )

وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Guru Pengajar
 ( teacher educators)

Ayi Suhendar
 

Selasa, 23 Juli 2013

PENGANTAR

Ada dua konsep pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di sekolah, yaitu TIK sebagai mata pelajaran tersendiri atau juga sebagai alat bantu pelajaran lain. Kedua konsep tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti terlihat pada tabel dibawah ini.
Konsep Keunggulan Kendala
TIK sebegai mata pelajaran Sudah tersedia kurikulum (Standard Kompetensi) / Guru dapat membuat kurikulum sendiri
  • Kurikulum tidak mencakup aplikasi yang berhubungan dengan mata pelajaran tertentu (misalnya matematika).
  • Sulit untuk mengajarkan aplikasi yang berhubungan dengan pelajaran tertentu
TIK sebagai alat bantu
  • Lebih terintegrasi dengan pelajaran lain
  • Membantu siswa untuk memperdalam pelajaran (misalnya matematika)
  • Siswa dapat mengerjakan projek yang berhubungan dengan TIK di sekolah (misalnya editing video)
  • Guru / fasilitator harus memiliki kemampuan untuk mengajarkan penggunaan beberapa aplikasi (misalnya analisa data menggunakan pengolah angka)
  • Guru pelajaran non TIK harus menyiapkan projek yang berbasis komputer (pekerjaan tambahan  )

Senin, 22 Juli 2013

Pembelajaran Berbasis TIK


Di kalangan para pendidik Pembelajaran Berbasis TIK merupakan bentuk pembelajaran yang relatif baru karena pembelajaran selama ini pasti selalu merupakan kegiatan tatap muka di kelas antara guru dan peserta didik. Pembelajaran berbasis TIK adalah upaya memanfaatkan kemajuan TIK untuk mendukung proses pembelajaran. TIK berperan sebagai alat bantu bukan sebagai subyek utama.
Dalam pembelajaran berbasis TIK, TIK berperan sebagai media penghubung untuk menyampaikan transfer ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Dua unsur penting dalam proses transfer ilmu pengetahuan tersebut yaitu unsur media dan pesan yang disampaikan melalui media tersebut. Unsur media menggambarkan TIK sebagai jaringan infrastruktur yang menghubungkan pendidik dengan peserta didik, sedangkan unsur pesan menggambarkan konten pembelajaran digital.
Pembelajaran berbasis TIK, tidak menghilangkan konteks awal pembelajaran yang berlangsung secara tatap muka di dalam ruang kelas melainkan melalui beberapa tahapan evolusi sesuai kondisi sekolah. Pada sekolah yang baru merintis pembelajaran berbasis TIK, pembelajaran digambarkan sebagai proses tatap muka di dalam kelas dengan konten digital sebagai suplemen.
Pada tahap ini guru sebagai penyampai materi. Konten digital yang disampaikan hanya bersifat tambahan sehinggatidak wajib disampaikan. Proses pembelajaran dibatasi oleh ruang dan waktu. Pada tingkat yang lebih tinggi, pembelajaran berbasis TIK digambarkan sebagai proses pembelajaran tatap muka di dalam kelas dengan konten digital sebagai komplemen. Pada kondisi ini guru masih sebagai penyampai materi. Beberapa konten digital wajib disampaikan karena masuk ke dalam struktur kurikulum, sedangkan proses pembelajaran masih dibatasi ruang dan waktu.
Pada tingkatan berikutnya, pembelajaran berbasis TIK digambarkan sebagai proses pembelajaran yang telah mengintegrasikan kemajuan TIK ke dalam proses pembelajaran. Seluruh konten pembelajaran berbentuk digital, dan wajib disampaikan karena masuk ke dalam struktur kurikulum. Siswa dapat mengakses konten pembelajaran tanpa terbatas ruang dan waktu dan guru berperan sebagai tutor. Pengelolaan pembelajaran tidak menggunakan TIK sehingga masih terdapat campur tangan pengelolaan pembelajaran secara manual.
Pada tingkatan paling tinggi, pembelajaran berbasis TIK digambarkan sebagai proses pembelajaran yang telah menyatu dengan kemajuan TIK (menyatu seperti infuse yang tidak dapat dibedakan lagi antara cairan infuse dengan darah). Pada kondisi ini, peserta didik melaksanakan pembelajaran secara mandiri dan online  yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Guru dalam tingkatan ini berperan sebagai tutor.